tSepertinya saya orang baik, karena meskipun sebelumnya udah pernah ke pulau perak, namun tetap mengadakan lagi trip ini dengan alasan murni untuk berbagi. Haha, wae. Tapi beneran sih, seperti kesukaan kalian pada foto, atas keinginan "orang lain dapat melihat keindahan yang sama seperti yang saya lihat." Maka setelah ajakan sporadis, dan banyak "hayuan" sana-sini, dengan menyesuaikan waktu libur orang-orang, di-arrange lah itu acara jalan-jalan ke pulau Perak. Jumlah peserta yang mendaftar berebut lebih dari 15 orang, yang mengkonfirm kepastian 7 orang, namun seperti diduga tetap saja ada yang membatalkan, bahkan dua orang tidak memberi kabar sama sekali hingga keberangkatan! Untungnya ada satu peserta tambahan yang secara impulsif mau ikut, sehingga kita tetap berangkat meski berlima. Meski pulau seribu digosipkan sedang kacau-kacaunya berombak.
Dengan bismillah, dan keberuntungan yang menari-nari siap dijemput, kami pun berangkat. Seperti inilah rupanya trip ke pulau seribu dalam rangka menyambut imlek:
 |
| #1 Perahu ke pulau Perak, lumayan dapet yang bagus perahunya, dan ngebut pula. Meskipun ombak goyang kesana kemari tetap bisa sampai 3 jam perjalanan. (kata @andriyantoandri terasa seperti setengah jam dengan antimo) |
 |
| #2 Setiba di pulau harapan, air benar-benar pasang. Dermaga sampai becek-becek banjir. Lihar gambar laut kiri yang biasanya dangkal kini penuh riak-riak. Dan gambar laut kanan yang kemarin pasir putih untuk foto-foto kini tergenang air. Hiiy seremm... |
 |
| #3 Tapi nelayan tetap siap berangkat. Bersama nelayan Tamburi dan tiga anteknya, kami menerjang ombak. Believe it or not, ombaknya justru lumayan tenang. Kata pak Tamburi, cuaca hari ini sudah sangat membaik. Dua hari yang lalu, cuaca sangat parah untuk melaut. |
 |
| #4 Berenang-renang di pulau Bira Kecil. |
 |
| #5 Menemukan bintang laut biru di Pulau Bira Kayu Angin |
 |
| #6 Enaknya jalan di tengah cuaca buruk adalah sepi! Bebas lompat-lompat sana sini. Foto diambil di Pulau Panjang. |
 |
| #7 Setelah puas keliling pulau, kami mampir ke pulau perak, tempat persinggahan. Bawa tikar, diseduhin kopi, berasa piknik. Oh ya, ruginya cuaca begini, sunset pun tidak terlihat. Cobalah datang di lain keberuntungan, pasti sunsetnya indah sekali :) |
 |
| #8 Buat perokok, di sana tempat sempurna untuk merokok. Saya senang sekali kalau rokok-rokok ini hilang dan yang punya kebingungan, hihihi. |
 |
| #9 Malamnya, kita pergi ke dermaga untuk melihat bulan purnama. Kami leyeh-leyeh sambil tiduran dan tentu saja ketiduran. Tidak lama kemudian terlihat kilat-kilat dari arah jakarta, dan gemuruh hujan yang belum sampai. Lekas beranjak dari dermaga ke dalam tenda. Angin datang, tenda tersibak, kaburlah kami ke dalam pondok. |
 |
| #10 Pondok Pak Andi menyelamatkan kami dari angin badai. Tertidurlah kami dengan hangatnya sampai pagi. |
 |
| #11 Plang Pulau Perak semakin miring selepas badai. Pagi itu disambut cahaya pagi dan gerimis yang segaaar sekali. Ah, saya sangat suka gerimis pagi hari di pinggir pantai. Tentu saja saya mandi gerimis pagi itu sambil berkeliling pantai pasir putih. |
 |
| #12 Kamipun sarapan sambil menunggu keberangkatan ke Pulau Pramuka. Nelayan Tamburi menangkap cumi di dermaga. Ah, keberuntungan lagi, kurang dari lima menit cumi tertangkap dan kami pun disuguhi goreng cumi. Minumnya disuguhi air kelapa. |
 |
| #13 See you again, Pulau Perak! |
 |
| #14 And see you too, Blacky! |
Credits:
#1 #13 #14 difotoin @andi_pranata
#2 #3 #8 #10 #11 #12 difotoin @sureadin
#4 difotoin @annisajihan
#5 #6 #7 difotoin @andriyantoandri
3 konsumen berkomen:
kereeeen banget...... libur kau yaaa
ayo.. ayo.. 300rb all in, hahahah
ah iyaaa... kayak gw pas ke Bira... TOP abis kalau pulau sepi itu..
Post a Comment